
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Kementerian Perindustrian
terus memperkuat ekosistem
industri halal
nasional. Penguatan dilakukan sebagai salah satu strategi meningkatkan daya saing industri Indonesia di pasar global.
Penguatan salah satunya dilakukan melalui Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang.
Kemenperin menghadirkan layanan sertifikasi halal yang profesional, kredibel, dan mudah diakses oleh pelaku industri, termasuk industri kecil dan menengah (IKM).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan industri halal menjadi salah satu sektor strategis yang memiliki prospek sangat besar seiring meningkatnya permintaan produk halal di pasar global.
“Kuatnya fondasi industri nasional menjadi modal penting dalam upaya mengoptimalkan peluang pengembangan industri halal. Secara global, konsumsi umat Muslim dunia pada enam sektor ekonomi syariah telah mencapai USD2,6 triliun pada tahun 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD3,56 triliun pada tahun 2029,” kata Menperin dalam keterangannya, Senin (6/7).
Lebih lanjut, Agus mengemukakan, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal. Pada tahun 2025, jumlah penduduk Muslim di Indonesia mencapai 248,6 juta jiwa atau 87,13 persen dari total populasi, dengan konsumsi rumah tangga sebesar Rp12.834 triliun, serta potensi belanja penduduk Muslim yang diperkirakan mencapai Rp11.182 triliun.
“Kami melihat kebutuhan industri halal, baik di pasar domestik maupun global, terus meningkat sehingga terdapat potensi ekonomi dan potensi pasar yang sangat besar. Karena itu, kami terus memperkuat ekosistem industri halal nasional agar pelaku industri Indonesia mampu menjadi bagian penting dalam rantai pasok halal dunia,” ungkapnya.
Kepala Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Emmy Suryandari menyampaikan bahwa penguatan infrastruktur standardisasi dan penilaian kesesuaian, termasuk layanan pemeriksaan halal, merupakan bagian penting dalam mendukung transformasi industri nasional agar semakin berdaya saing.
Menurut Emmy, BSKJI terus meningkatkan kapasitas unit-unit pelayanan teknis di seluruh Indonesia agar mampu memberikan layanan pemeriksaan dan sertifikasi halal yang profesional, cepat, transparan, serta sesuai dengan perkembangan kebutuhan industri.
“Keberadaan LPH BSPJI di berbagai daerah menjadi salah satu instrumen penting dalam memperluas akses layanan sertifikasi halal bagi pelaku industri, khususnya IKM. Dengan layanan yang semakin berkualitas, kami berharap semakin banyak produk industri Indonesia yang memenuhi standar halal sekaligus mampu meningkatkan daya saingnya di pasar nasional maupun global,” tuturnya.
Ia menambahkan, sertifikasi halal saat ini tidak hanya menjadi kewajiban pemenuhan regulasi, tetapi juga telah berkembang menjadi nilai tambah yang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka peluang ekspor yang lebih luas.
Sebagai unit pelaksana teknis di bawah BSKJI Kemenperin, LPH BSPJI Padang menyelenggarakan layanan pemeriksaan halal yang telah terakreditasi oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Layanan tersebut meliputi verifikasi dan validasi dokumen, inspeksi lapangan, audit, hingga pengujian produk, khususnya untuk sektor makanan dan minuman.
Atas kontribusinya dalam mendukung pengembangan industri halal nasional, BSPJI Padang berhasil meraih Halal Industry Award (IHYA) 2025 sebagai Lembaga Pemerintahan yang Memberikan Dukungan Program Halal Terbaik III.
Dalam dua tahun terakhir, sebanyak 97 pelaku usaha telah memperoleh sertifikat halal melalui layanan LPH BSPJI Padang. Selain itu, sepanjang tahun 2025, Kementerian Perindustrian melalui BSPJI Padang memfasilitasi sertifikasi halal secara gratis kepada 25 IKM binaan.
Kepala BSPJI Padang Dindin Syafruddin menjelaskan, pencapaian tersebut merupakan hasil komitmen BSPJI Padang dalam menghadirkan layanan pemeriksaan halal yang berkualitas, independen, dan mudah dijangkau oleh pelaku usaha.
“Kami terus berupaya memberikan layanan pemeriksaan halal yang profesional, akuntabel, dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Selain melakukan pemeriksaan halal, kami juga aktif memberikan pendampingan dan sosialisasi kepada pelaku industri agar semakin memahami pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian dari peningkatan kualitas produk dan daya saing usaha,” ujarnya.
Menurut Dindin, salah satu capaian yang membanggakan adalah terbitnya sertifikat halal bagi satu-satunya pabrik tahu di Sumatera Barat. Hal tersebut membuktikan bahwa produk pangan tradisional daerah memiliki potensi besar untuk memenuhi standar halal nasional apabila memperoleh pendampingan yang tepat.
“Ke depan, BSPJI Padang akan terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan pendampingan kepada pelaku usaha, memperkuat kompetensi sumber daya manusia, serta membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, asosiasi, dan dunia usaha. Kami ingin semakin banyak produk unggulan daerah memperoleh sertifikasi halal sehingga mampu meningkatkan nilai tambah dan memperluas akses pasar,” jelasnya.
Dengan cakupan layanan hingga tingkat nasional dan internasional, LPH BSPJI Padang diharapkan semakin memperkuat ekosistem industri halal Indonesia dari daerah. Kehadiran LPH BSPJI Padang juga menjadi bagian dari upaya Kementerian Perindustrian dalam mendorong pertumbuhan industri yang berdaya saing, bernilai tambah tinggi, serta mampu memanfaatkan besarnya peluang pasar halal global secara berkelanjutan.
(agt)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Bakal Kunjungi Yogyakarta, Apa Saja Agenda PM India Modi di Indonesia?
Baca lagi: Digosipkan Renggang, Netanyahu Curhat Kondisi Hubungan dengan Trump
Baca lagi: Penjualan Daihatsu Naik 27 Persen




7 Responses
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di http://blood.impact.coc.blog.free.fr/index.php?post/2015/02/22/Utilisation-de-Clash-Caller&pub=1 karena mirip-mirip pembahasannya.
Sebuah sumbangan pemikiran yang sangat berbobot dan layak dijadikan rujukan utama dalam diskusi formal https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=5546&type=site&rel=1
Artikel ini menawarkan perspektif segar yang berhasil meruntuhkan pemahaman keliru yang selama ini saya yakini https://www.ksau-hs.kashrut.com/articles/fasting/
Strategi mitigasi krisis yang dipaparkan di artikel ini sangat masuk akal dan siap diterapkan kapan saja https://saveabuck.forumotion.net/t5417-free-poetry-magnet
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://kldp.org/comment/257226 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Tulisan ini memotong distorsi informasi dan langsung menyodorkan sebuah sintesis keilmuan yang sangat jernih serta objektif https://dictionary.sensagent.com/wiki/Black%20Hebrew%20Israelites/en-en/
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, http://nchu-smart-campus.nchu.edu.tw/2017/09/app_21.html juga bahas hal yang sama lho.