
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit
listrik
tenaga surya (
PLTS
) berkapasitas 100 gigawatt (GW) rampung dalam waktu dua tahun.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan target tersebut merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto. Megaproyek ini disiapkan sebagai basis infrastruktur energi hijau untuk menopang ekosistem hilirisasi industri di masa depan.
Airlangga menyebut PLTS penting karena menjadi bahan bakar utama untuk pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) hingga industri manufaktur berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Presiden saat ini sedang meluncurkan program baru, yaitu 100 gigawatt panel surya. Dan beliau meminta saya beserta tim untuk memenuhi target tersebut dalam waktu dua tahun,” ujar Airlangga dalam acara Kadin Diplomatic Economic Breakfast di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (10/7).
Airlangga menjelaskan pasokan listrik ramah lingkungan skala raksasa ini diperlukan untuk mendukung proyek hilirisasi ekosistem baterai elektrik, yang investasinya telah siap digelontorkan di kawasan Jawa Tengah dan Jawa Timur.
“Bapak Presiden mendorong mulainya program 100 gigawatt berbasis solar, di mana untuk hilirisasi daripada ekosistem baterai elektrik sudah siap, bukan hanya untuk otomotif tetapi untuk battery storage system juga. Dan itu investasinya di kawasan baik itu di Kendal maupun di Jawa Tengah dan Jawa Timur,” kata Airlangga.
Ia menegaskan ekosistem baterai yang dibangun di wilayah tersebut sengaja dipersiapkan bukan hanya untuk sektor otomotif, tetapi juga untuk menopang gudang energi masa depan.
“Energi hijau adalah bahan bakar untuk perkembangan AI, serta untuk produksi baja hijau, produk pemurnian hijau, dan produk konsumen hijau. Ekosistem baterai ini bukan hanya untuk kendaraan listrik, tetapi juga akan digunakan untuk panel surya atau sistem penyimpanan energi baterai (battery storage system),” lanjutnya.
Selain menggenjot panel surya, pemerintah juga mulai menyiapkan cetak biru transisi energi lewat pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Saat ini, Indonesia tengah melakukan studi kelayakan (feasibility study) untuk pengembangan reaktor modular kecil (Small Modular Reactor/SMR).
Dalam pengembangannya, pemerintah menggandeng kerja sama dengan sejumlah perusahaan asal AS, Mitsubishi Jepang, serta mengkaji operasional PLTN di Kanada.
Airlangga menyebut teknologi reaktor modular kecil ini dipilih sebagai tahap awal uji coba keamanan demi meredam kekhawatiran negara tetangga, sembari menunggu lampu hijau dari Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA).
“Kita sedang menunggu persetujuan dari IAEA untuk reaktor modular kecil ini, karena reaktor modular kecil ini belum terbukti sepenuhnya dibandingkan dengan nuklir skala besar. Namun, kita ingin memulai dari yang berskala lebih kecil terlebih dahulu, untuk memastikan bahwa kita dapat beroperasinya dengan aman. Jika tidak, tetangga-tetangga kita akan khawatir tentang hal itu,” pungkasnya.
[Gambas:Youtube]
(fln/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Cuaca Kering Kian Dominan di Musim Kemarau, Masih Ada Hujan?
Baca lagi: FOTO:Polisi Update Perkembangan Usai Geledah 13 Lokasi Terkait Korupsi




5 Responses
Membaca artikel ini sambil menikmati secangkir teh menjadi kombinasi yang pas. Setelah itu saya juga mengunjungi [https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=jumujumu](https://www.bloggang.com/mainblog.php?id=jumujumu).
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://kldp.org/comment/250056 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Menikmati artikel ini memberikan kepuasan emosional dan intelektual secara bersamaan https://coursework.uma.ac.id/index.php/ekonomi/login
Dengan menggunakan pisau analisis yang sangat tajam, ulasan ini berhasil menembus batasan-batasan dogma lama yang selama ini membelenggu kreativitas berpikir kita https://fulfillmentcentercbdgummiesbuy.godaddysites.com/contact-us
Tulisan ini laksana sebuah cermin jernih yang memperlihatkan celah-celah kekurangan dalam pola pikir kita selama ini untuk kemudian diperbaiki https://royalketogummiesuk.company.site/