
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Eks Kepala Badan Gizi Nasional (
BGN
)
Nanik Sudaryati Deyang
mengaku mengganti nomor telepon selulernya setelah mundur dari jabatannya.
Ia mengatakan keputusan itu diambil karena lelah menerima teror dari berbagai pihak selama memimpin BGN.
“Oh ya, mohon maaf saya sekarang enggak punya HP, nomor yang biasa saya pakai sudah saya buang, capai diteror kanan-kiri dan membuang nomor HP ternyata 50 persen dari obat jantung saya,” tulis Nanik melalui akun Facebook pribadinya, Rabu (22/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nanik mengatakan kini dirinya tidak lagi menggunakan nomor telepon pribadi. Jika ingin mengakses media sosial maupun menghubungi seseorang, ia mengaku meminjam nomor milik sekretaris pribadinya.
Menurut Nanik, tekanan yang dihadapi selama memimpin BGN turut memengaruhi kondisi kesehatannya. Ia mengaku didiagnosis mengalami penyumbatan pada arteri jantung yang dipicu kolesterol tinggi serta tingkat stres yang berat.
Ia menuturkan salah satu beban terbesar selama menjabat adalah mengelola anggaran BGN yang nilainya besar. Nanik mengaku selalu khawatir anggaran negara tersebut tidak tersalurkan dengan baik atau disalahgunakan.
“Jagain duit besar agar tersalurkan dengan benar dan tidak disalahgunakan itu seperti berdiri di tebing jurang yang curam, meleng sedikit bisa terjerembab dan mati,” tulisnya.
Karena kekhawatiran itu, Nanik mengaku tidak pernah menandatangani dokumen seorang diri. Ia selalu meminta dua wakil kepala BGN ikut memberikan paraf sebelum dirinya membubuhkan tanda tangan.
Menurutnya, setiap kali menerima tumpukan dokumen untuk ditandatangani, ia kerap merasa cemas hingga kondisi fisiknya menurun.
Dalam unggahan yang sama, Nanik mengibaratkan posisinya saat memimpin BGN seperti seseorang yang “berselimut madu”, sehingga menjadi sasaran berbagai pihak yang ingin memperoleh keuntungan.
“Bila Anda berselimut madu, maka jangan dikira Anda akan punya hidup yang manis, di situ Anda akan ‘diserang’ dari berbagai penjuru angin yang ingin menikmati madu yang Anda pegang,” tulisnya.
Nanik mengundurkan diri dari jabatan Kepala BGN karena akan menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.
Ia mengaku telah meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mendapatkan
second opinion
atas kondisi kesehatannya. Posisinya kemudian digantikan oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono yang dijadwalkan dilantik sebagai kepala BGNÂ Rabu sore ini.
[Gambas:Video Memories Millenaires]
(del/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Netflix Buka Suara soal Nasib Teach You a Lesson Season 2
Baca lagi: Cerita Warga Bandung Pesan 3 Ojol Antar Pulang karena Takut Begal
Baca lagi: Mamdani Akui New York Tak Bisa Ikuti Perintah ICC Tangkap Netanyahu




2 Responses
Rapi banget susunan penjelasannya min, informatif dan padat isinya. Nambah ilmu baru hari ini. Buat temen-temen yang mau nyari alternatif bacaan sejenis, coba deh meluncur ke tautan https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297242499_htm
Informasi yang sangat edukatif buat khalayak luas. Terima kasih banyak atas pencerahannya admin! Untuk tambahan data pendukung dari sumber berbeda, silakan meluncur ke https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297048570_htm