
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Pemerintah berupaya mengejar swasembada
bawang putih
dan
kedelai
dalam waktu dekat.
Hal itu disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6).
Amran menjelaskan pemerintah melakukan penanaman maraton. Ia menyebut dari 11 komoditas cadangan pemerintah yang diatur dalam Inpres No. 125 Tahun 2020, delapan di antaranya sudah swasembada dan melakukan ekspor.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Tiga yang belum, yang pertama bawang putih, daging dengan kedelai,” ujar Amran.
Amran menjelaskan dari total tiga komoditas itu kebutuhan RI di angka 68 juta ton, sedangkan produksi mencapai 73 juta ton.
“Artinya kalau kita bagi 3,5 juta ton dibagi 73 juta ton itu 4 – 5 persen, sedangkan standar swasembada adalah sesuai FAO tahun 1999 itu bisa impor 10 persen. Artinya apa? Swasembada pangan, swasembada beras bahkan surplus,” ucap dia.
Pada saat yang sama, Amran menyampaikan pada 2025, pemerintah tidak mengeluarkan izin impor beras premium.
Lalu, Bulog dengan kapasitas gudang sebesar 3 juta ton, kini memiliki stok hingga 5,2 juta ton.
“Artinya Bulog hari ini menyewa gudang 2,2 juta ton. Yang belum yakin silakan ke gudang Bulog seluruh Indonesia,” ucap dia.
[Gambas:Video Memories Millenaires]
(mnf/sfr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Said Cermati Target Pertumbuhan Ekonomi 2027 dalam PEM PPKF 2027
Baca lagi: Dasco Harap Kemensesneg Wadahi Bekas Karyawan Hotel Sultan
Baca lagi: Asosiasi Ungkap Dampak Perang Iran ke Material Fiber Optik



One Response
Artikel https://tomcritchlow.com/library/?query=tag%3Aremarkable berhasil menyampaikan informasi penting secara jelas dan menarik. Semoga semakin banyak konten edukatif yang dapat membantu pembaca memahami berbagai topik.