
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Lukas Tyler Walton adalah miliarder yang jarang menjadi sorotan meskipun mewarisi kekayaan jaringan ritel raksasa global
Walmart
. Melansir
Forbes
, per Sabtu (18/7) kekayaannya mencapai US$44,9 miliar atau setara Rp805,6 triliun (kurs Rp17.942).
Dengan harta tersebut tersebut, Lukas masuk dalam jajaran orang terkaya di dunia urutan ke-42 menurut Forbes, sebagaimana dilansir pada Minggu (19/7).
Lukas mendadak menjadi salah satu miliarder termuda dunia setelah ayahnya, John T. Walton meninggal secara tragis dalam kecelakaan pesawat pada 2005. Lukas mewarisi sekitar sepertiga dari seluruh kekayaan ayahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meskipun memiliki kekayaan puluhan miliar dolar dan dinobatkan sebagai orang terkaya di negara bagian Illinois, ia sangat menjaga privasinya. Ia tidak menggunakan kekayaannya untuk gaya hidup glamor dan hampir tidak pernah tampil di media sosial atau melakukan wawancara publik yang tidak berkaitan dengan misi lingkungannya.
Cucu dari Sam Walton yang merupakan pendiri Walmart ini juga tidak begitu aktif mengurus bisnis ritel keluarganya. Lukas justru lebih dikenal sebagai sosok yang humanis, pejuang dan memiliki visi lingkungan yang kuat.
Lahir di San Diego, Amerika Serikat pada 19 September 1986, Lukas kecil tumbuh tidak seperti kebanyakan anak-anak lainnya. Pada usia tiga tahun, ia didiagnosis menderita kanker ginjal langka dan agresif, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.
Saat itu, Ibunya yakni Christy Walton memilih pengobatan alternatif untuk menyembuhkan Lukas kecil. Pengobatan alternatif yang ketat disertai diet makanan organik berbasis tanaman menjadi jalan untuk melengkapi perawatan medis Lukas saat ini.
Upaya tersebut berbuah manis, Lukas berhasil sembuh total dari penyakit mematikan tersebut. Pengalamannya berjuang melawan penyakit, kemudian membentuk pandangan Lukas tentang pentingnya makanan sehat, kelestarian lingkungan hingga kesehatan bumi.
[Gambas:Youtube]
Berawal dari ketertarikannya pada bumi, Lukas yang saat itu berkuliah di Colorado College, berinisiasi untuk merancang sendiri fokus studinya, yakni sebuah program interdisipliner yang menggabungkan sains lingkungan dan ekonomi.
Jurusan mata kuliah itu kemudian dikenal sebagai
Environmentally Sustainable Business
alias Bisnis Berkelanjutan Lingkungan. Tak tanggung-tanggung, ia bahkan sempat pergi ke Islandia untuk mempelajari energi panas bumi (geothermal) dan efisiensi energi secara langsung.
Sisi menarik lainnya dari Lukas adalah dia meyakini bahwa cara terbaik menyelamatkan bumi adalah dengan menggunakan kekuatan pasar. Tak cukup hanya sekadar membagikan sumbangan amal biasa atau
filantropi.
Pemikiran tersebut menginspirasi Lukas untuk mendirikan platform investasi berdampak, bernama Builders Vision. Lewat
platform
ini, ia menginvestasikan miliaran dolar untuk mendanai perusahaan
startup
dan teknologi ramah lingkungan di tiga sektor utama, yakni pangan dan pertanian berkelanjutan, kesehatan laut, dan energi bersih.
Ia percaya bahwa bisnis masa depan yang sukses adalah bisnis yang memiliki tujuan sosial dan ekologis yang jelas.
Punya Saham Chicago Bulls
Meskipun fokus utamanya adalah isu lingkungan dan pangan berkelanjutan, Lukas yang kini menetap di Chicago juga menunjukkan kecintaannya pada kota tersebut. Pada pertengahan 2026, Lukas bersama istrinya, Samantha membeli saham minoritas di klub bola basket legendaris Chicago Bulls serta stadion United Center.
Langkah ini semakin memperkuat komitmen investasinya untuk mendukung komunitas lokal tempat tinggalnya.
Perjalanan Lukas Walton menunjukkan bagaimana seseorang yang lahir dalam limpahan kekayaan memilih untuk memanfaatkan
privilese
tersebut untuk isu global yang krusial.
Alih-alih sibuk mengelola Walmart, ia mendedikasikan hidupnya untuk memastikan masa depan pangan, laut, dan energi bumi tetap lestari.
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Iran Serang Dua Pangkalan AS di Kuwait dengan Drone
Baca lagi: Debut Film Hope Na Hong-jin Cetak Rekor, Kalahkan The Wailing
Baca lagi: Dasco Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Rupiah




9 Responses
Sangat setuju dengan poin-poin yang disampaikan. Sebagai pelengkap bacaan, ulasan di https://vote.sparklit.com/comments.spark?contentID=1191126&page=307&action=viewTopic&commentID=0&pollID=919600 mungkin bisa menjadi referensi tambahan.
Terima kasih atas sharing ilmunya hari ini. Sekadar nambahin, materi pendukung di http://nchu-smart-campus.nchu.edu.tw/2017/09/xin-10.html juga sangat layak buat disimak bareng-bareng.
Artikel ini menjawab banyak pertanyaan yang selama ini saya cari. Sekadar nambahin referensi, coba deh cek juga tautan https://eridan.websrvcs.com/System/Media/play.asp?id=30216&key=220956F8-3971-4281-9A88-6E53E07CBA68 ini.
Pembahasannya sangat berbobot dan informatif. Saya juga menyarankan artikel pendukung di https://sizexl-male-enhancement-scam-exposed.company.site/SAMPLE-Pink-Hoodie-p561984517 biar pemahaman kita makin utuh.
Sangat suka dengan kesimpulan akhir dari artikel ini, edukatif sekali buat dibaca santai. Makasih admin. Sebagai pembanding data, kemarin saya baca di https://coursework.uma.ac.id/index.php/psikologi/article/view/542
Akhirnya nemu juga tulisan yang mengupas tuntas materi ini dengan bahasa yang santai. Makasih min. Info pelengkap yang searah bisa dicek juga lewat tautan https://elvia-shields-2757.firebaseapp.com/safest-infant-car-seat.html
Penjelasan yang luar biasa rapi. Sangat cocok buat dijadikan referensi tambahan. Sukses selalu buat blognya min! Tambahan data atau informasi pelengkap yang relevan bisa dicek juga lewat tautan https://magic.ly/ammey/Pembayaran-Online-untuk-Donasi
Ulasan yang sangat komprehensif dan menjawab pertanyaan saya selama ini. Sukses terus ya min! Sebagai materi pembanding dari sumber berbeda, ada tulisan bagus di http://ojs.ufro.cl/index.php/indoamericana/comment/view/579/0/223414
Informasi yang disajikan sangat akurat dan kontekstual dengan apa yang lagi saya cari belakangan ini. Sukses selalu buat blognya! Rangkuman info pelengkap lainnya bisa dicek juga lewat https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297360007_htm