
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Indeks Harga
Saham
Gabungan (
IHSG
) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (18/6).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG masih berpeluang melanjutkan penguatan pada perdagangan hari ini, meski potensi koreksi jangka pendek tetap perlu diwaspadai.
“Kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat menguji area 6.476-6.577, namun tetap cermati peluang koreksi ke kisaran 6.113-6.176,” ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 5.784, 5.594 dan resistance 6.286, 6.459 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AMRT, TINS, dan XMIG.
Senada, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham masih berpeluang melanjutkan penguatan selama mampu bertahan di atas support minor 6.007.
“Jika support 6.007 tetap terjaga, IHSG berpotensi menguji resistance Fibonacci di level 6.545. Namun jika ditembus ke bawah, indeks berisiko memasuki fase koreksi yang lebih dalam,” ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.007, 5.722, 5.519 dan 5.314 dan resistance 6.545, 6.835, dan 7.207 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni INDF, JPFA, KLBF, dan PGAS.
IHSG ditutup di level 6.220 pada perdagangan Rabu (17/6) sore. Indeks saham melemah 34,22 poin atau minus 0,55 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp24,39 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 33,87 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 288 saham menguat, 391 terkoreksi, dan 137 stagnan.
Catatan Redaksi
: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
[Gambas:Youtube]
(del/pta)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Waspada Hujan Lebat Senin Ini, Simak Daftar Wilayahnya
Baca lagi: Eksekusi Hotel Sultan di GBK Hari Ini, Ribuan Aparat Dikerahkan
Baca lagi: Menhaj Gus Irfan Sebut Angka Kematian Jemaah Haji RI 2026 Menurun



