![]()
Jakarta, Memories Millenaires Indonesia
—
Presiden
Belarus
Alexander Lukashenko menyatakan negaranya siap memperluas
ekspor
produk pangan ke Indonesia, termasuk daging dan susu.
Komitmen itu disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (2/7).
“Anda juga meminta untuk memasukkan susu, daging, dan berbagai produk lainnya ke Indonesia dan kami sangat siap untuk itu. Beberapa hal tersebut adalah bidang-bidang kerja sama yang kami anggap dapat segera direalisasikan,” kata Lukashenko dalam pernyataan bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lukashenko mengatakan perdagangan antara Indonesia dan Belarus masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan. Menurutnya, kedua negara tak hanya dapat memperluas perdagangan komoditas, tetapi juga mengembangkan kerja sama yang lebih erat melalui pertukaran teknologi.
Ia menilai hubungan dagang Indonesia dan Belarus seharusnya berkembang seiring meningkatnya kebutuhan kedua negara terhadap berbagai produk strategis.
“Sebagai negara besar seperti Indonesia, kami juga memiliki sesuatu yang Anda perlukan. Tidak hanya barang-barang yang diproduksi oleh kami yang Anda perlukan, tetapi hubungan perdagangan ini memang sangat diperlukan oleh kedua belah pihak,” ujarnya.
[Gambas:Youtube]
Menurut Lukashenko, kunjungannya ke Indonesia diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang selama ini masih relatif kecil.
“Sesudah kunjungan ini, kami melihat volume perdagangan kedua negara akan semakin meningkat lebih besar lagi. Namun yang paling penting adalah, di dalam volume perdagangan yang ada tersebut, juga masih diperlukan adanya pertukaran teknologi, yaitu teknologi yang saling kita perlukan,” katanya.
Selain menawarkan ekspor susu dan daging, Belarus juga menyatakan siap memperluas kerja sama di sektor pertanian melalui peningkatan pasokan pupuk, alat dan mesin pertanian, serta teknologi pertanian.
Lukashenko juga mengatakan negaranya siap membangun perusahaan patungan (joint venture), melakukan lokalisasi pabrik di Indonesia, hingga melatih tenaga kerja Indonesia di bidang teknik.
Kerja sama pangan menjadi salah satu fokus dalam pertemuan Presiden Prabowo dan Lukashenko.
Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Belarus juga meminta Indonesia memasok sekitar 14 ribu ton minyak sawit mentah (CPO) dan 120 ribu ton kakao per tahun. Selain perdagangan komoditas, kedua negara juga menjajaki kolaborasi di bidang mekanisasi pertanian dan transfer teknologi.
Hubungan ekonomi Indonesia dan Belarus belakangan juga semakin erat seiring penandatanganan perjanjian perdagangan bebas antara Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia (Indonesia-EAEU Free Trade Agreement/FTA) pada akhir 2025. Belarus merupakan salah satu anggota utama EAEU sekaligus telah meratifikasi perjanjian tersebut.
(del/ins)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Aturan Lengkap Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: Yamaha Resmi Pisah dengan Quartararo dan Rins di Akhir MotoGP 2026
Baca lagi: Heboh Nenek 96 Tahun Gelar Pesta Miras di Panti Jompo




10 Responses
Konten seperti ini sangat layak untuk dijadikan referensi tambahan. https://www.e-xecutive.ru/community/magazine/1493412-ruslan-larin-twitter-vam-v-pomosch
Informasi yang diberikan sangat relevan. Saya juga menemukan pembahasan menarik di https://www.intensedebate.com/people/kingcom2024.
Sebuah dekonstruksi masalah yang rapi. Membantu pembaca melihat apa yang ada di balik layar http://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_3-2/
Bukan sekadar ulasan permukaan, artikel ini berani menyelami akar terdalam dari fenomena tersebut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/meettheexpert/ hanya di artikel bagus ini saja ya
Sebuah narasi analitis yang sangat matang dan dieksekusi dengan disiplin intelektual yang tinggi http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9871-2/
Terima kasih atas penjelasannya, ulasan ini sangat membantu mencerahkan. Sebagai tambahan referensi, saya juga sempat membaca artikel senada yang lumayan mendalam di http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1673 tadi.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di http://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1632, lumayan buat pelengkap.
Tulisan yang sangat informatif dan terstruktur dengan baik. Bagi rekan-rekan yang butuh literatur tambahan terkait bahasan ini, bisa juga mengecek https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1673 yaa.
Ini adalah definisi konten yang berfaedah. Bersih dari clickbait dan murni fokus pada manfaat http://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-firstwebinar2021/ saya sangat suka
Artikel ini adalah bukti nyata bahwa tulisan bermutu tinggi masih memiliki tempat di hati publik https://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/activities/page/5/